Trust to Allah :)
Hallo,
Apa kabar kamu hari ini ?
Ini menjadi tulisanku yang pertama di 2020,
hehehe.
Hari ini, 23 Januari 2020, aku terlalu
berharap lagi dengan manusia, rencanaku gagal. Aku sudah tau kalau itu tidak
baik, tetapi aku melakukannya. Untuk menenangkan diri, ku sebut itu hal yang manusiawi.
Ketika mengetahui bahwa realita ternyata 180 dari ekspektasiku, rasanya dunia
seperti langsung mengaktifkan mode slow-motion. Berusaha tegar tapi ku kecewa. Kecewa
dengan diri sendiri karena lagi-lagi berharap sama hal yang diluar kendali ku.
Hmmmm.
Tapi tenang, sekarang aku sudah jauh lebih
baik. Setelah sholat. Memang Allah itu terbaik. Tidak lama setelah
berkontemplasi, Allah memberiku penghibur hati. Aku mendapatkan dukungan dari temanku
mengenai jalanku di dunia sosial media. Sekarang aku menanti rencana apa yang
Allah akan berikan kepadaku untuk menjadi pengganti harapanku yang tidak
tercapai itu.
Sesampai dirumah, ternyata adikku sakit. Sepertinya ibuku
berharap aku menjaganya ketika ibuku meninggalkan rumah. Baiklah, mungkin ini rencana
Allah. Melihat kondisi adikku tidak terlalu parah jadi keadaan tidak terlalu
darurat, aku lega.
Mengenai rencanaku yang gagal itu, aku
sudah ikhlas.
24 Januari 2020, hari ini aku bersenang-senang dengan adik-adikku. Makan makanan enak, Alhamdulillah.
Hingga sore hari, aku tiba-tiba mengecek instagramku
dan mendapat kabar baik. Rencana yang gagal itu, kembali bisa ku laksanakan.
Allah mengizinkanku untuk datang ke acara itu. Aku dipilih sebagai pengganti
salah satu pemenang yang berhalangan hadir.
Alhamdulilah, rencana Allah tidak
ada yang tahu. Aku menunggu rencana apa yang akan diberikan, ternyata Allah
memberikan rencana baru yang tidak terduga. Aku bisa melaksanakan rencanaku
yang gagal itu. Mengenai adikku, ia tidak masalah jika ditinggal sebentar lagipula ada adikku yang lain yang menjaganya, ibukupun mengizinkan ku.
Dari tulisanku ini, aku mendapat pelajaran
baru. Trust to Allah. Allah pasti melakukan yang terbaik buat kita.
Duhh, rasanya menye-menye banget, tapi
gitulah, sekarang aku sangat senang mendapat kabar itu.
Once again, Alhamdulilah.
Semoga ceritaku bermanfaat ya, teman.
See you.
Komentar
Posting Komentar